
PADANG – Dompet Dhuafa meraih dua penghargaan sekaligus yaitu kategori Program Unggulan Desa Kopi Solok Sirukam dan Respons Darurat Kesehatan (RDK) dengan predikat “Gold” dalam Zakat Award 2024 yang diselenggarakan oleh Forum Zakat.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Waryono Abdul Ghofur selaku Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia kepada Udhi Tri Kurniawan, Deputi Direktur 1 Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, di Ballroom The ZHM Premiere Hotel Padang, Sumbar, Rabu (17/7/2024).
“Penghargaan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus menumbuhkan program-program yang berdampak kuat bagi masyarakat. Kemudian juga menjadi bagian dari ikhtiar kami sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada para donatur,” tutur Udhi.
Selanjutnya, Udhi menjelaskan bahwa program-program yang diunggulkan di dalam Zakat Award 2024 itu adalah program-program sudah dikomitmenkan oleh Dompet Dhuafa kepada para donatur. Bahwa, program tersebut betul-betul berdampak kuat bagi masyarakat.
“Penyaluran dana zakat dari donatur yang diberikan melalui Dompet Dhuafa, lalu kemudian Dompet Dhuafa menyalurkan kepada masyarakat itu harus dilakukan dalam konsep program yang terbaik,” ujar Udhi.
Seperti halnya Program Ekonomi Zakat Produktif Desa Kopi, Solok Sirukam. Desa Kopi Solok Sirukam adalah program pemberdayaan masyarakat berbasis komoditas unggulan yaitu Kopi Solok, yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis komoditas lokal unggulan.
Lalu, program Respons Darurat Kesehatan (RDK), ini merupakan program Dompet Dhuafa yang berupaya untuk memberikan respon secara cepat bagi masyarakat dibidang kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, RDK ini berkolaborasi dengan banyak stakeholder di daerah, termasuk dengan banyak komunitas. Tentu banyak pihak yang berharap dengan semakin banyak jaringan itu, maka kemampuan dalam merespon situasi kedaruratan kesehatan di masyarakat akan semakin kuat.
“Kita berharap bahwa dengan momentum Zakat Award 2024 ini kita bisa memperkuat kolaborasi antar pihak, yang tujuan utamanya adalah peningkatan manfaat zakat bagi masyarakat,” pungkas Udhi. (*)




