
RAKYAT Aljazair belum puas atas lengsernya Presiden Abdelaziz Bouteflika (82), Selasa lalu (2/4) yang berkuasa selama dua dasawarsa, kini menuntut agar seluruh rezim dan kroni-kroninya ditumbangkan.
Hari Jumat ini waktu setempat massa dijadwalkan akan melakukan aksi besar-besaran turun lagi ke jalanan untuk menyampaikan tuntutan mereka.
Bouteflika, secara resmi lengser setelah tekanan gelombang aksi massa yang menuntut diberlakukannya pasal 102 konstitusi negara itu yang mengharuskan presiden mundur jika dianggap tidak mampu lagi menjalankan fungsinya.
Massa menganggap pemerintahan Bouteflika tidak efektif sejak ia terkena stroke pada 2013, Bouteflika yang harus mondar-mandir ke Swiss untuk berobat.
Semula ia bersikeras untuk mempertahankan singgasananya karena didukung oleh kalangan militer termasuk KSAB Letjen Ahmed Salah yang kemudian juga membelot, bahkan ia juga ikut mendesak mundurnya Bouteflika mengacu pada pasal 102 konstitusi.
Berdasarkan pasal konstitusi 102, Mahkamah Konstitusi akan menetapkan vakumnya jabatan presiden bila yang bersangkutan berhalangan atau meninggal dunia.
Kemudian mengacu pada keputuan MK, Ketua Majelis Rendah (DPR) diangkat menjadi presiden sementara dalam 90 hari sebelum digelar pemilu. Presiden sementara dilarang untuk mencalonkan diri.
Namun yang menjadi persoalan, rakyat tidak percaya lagi dengan tokoh-tokoh penentu yang dianggap sebagai kroni Bouteflika seperti Ketua DPR Abdelkader Bensalah, Ketua MK Tayeb Belais dan pemerintah sementara bentukan Bouteflika di bawah PM Noureddine Bedoui.
Sejumlah pengamat politik menilai, jika kroni-kroni Bouteflika masih bercokol, hasilnya negatif bagi rakyat Aljazair karena karena mereka dkhawatirkan tetap akan membawa aspirasi dan kepentingan Bouteflika.
Adik kandung Bouteflika, Said dan Nasser Bouteflika dilaporkan dicekal ke luar negeri karena dugaaan korupsi dan memperkaya diri secara illegal.
Perubahan selayaknya diikuti dengan lengsernya seluruh rezim yang ditumbangkan, karena jika tidak, bisa menjadi ganjalan bagi rezim baru. (AFP/Reuters/ns)




