Pesawat Militer Jatuh di Aljazair, 257 Orang Tewas

Ilustrasi Kecelakaan pesawat di Sudan/ Rex Features

ALJAZAIR – Sebanyak  257 orang tewas setelah sebuah pesawat militer jatuh di dekat pangkalan udara Boufarik di luar ibukota Aljazair, Aljazair.

Pesawat Ilyushin Il-76 yang membawa sebagian besar tentara jatuh tak lama setelah tinggal landas pada Rabu (11/4/2018) pagi.

Kementerian pertahanan Aljazair dikutip televisi negara mengatakan bahwa 247 penumpang dan 10 anggota awak termasuk di antara yang tewas setelah kecelakaan itu.

Ennahar TV mengutip seorang pejabat partai yang berkuasa di Aljazair yang mengatakan bahwa 26 orang di dalamnya adalah anggota Front Polisario, sebuah gerakan separatis di Sahara Barat,  sebuah wilayah yang juga diklaim oleh Maroko.

Penyebab kecelakaan itu masih belum jelas dan penyelidikan tengah dilakukan.

Kementerian pertahanan menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban, dan pejabat pemerintah mengamati satu menit keheningan.

“Dalam cobaan yang menyakitkan ini, para anggota pemerintah menawarkan belasungkawa terdalam mereka kepada keluarga para korban,” kata sebuah pernyataan kabinet, dilansir Aljazeera.

Algerie24, sebuah situs berita lokal, mengatakan bahwa pesawat itu menuju ke kota Bechar di Aljazair barat.

Gambar yang diposting di situs web Aljazair menunjukkan asap tebal mengepul dari lokasi kecelakaan, karena beberapa orang bergegas untuk membantu.

Kecelakaan di Boufarik akan menjadi yang terburuk di Aljazair sejak 2003 ketika jet Air Algerie jatuh tak lama setelah tinggal landas dari Tamanrasset, menewaskan 102 orang.

Pada tahun 2014, lebih dari 70 personil militer yang tidak bertugas dan anggota keluarga mereka tewas ketika pesawat C-130 menabrak gunung Djebel Fertas sesaat sebelum mendarat di kota utara Constantine.

Pada Desember 2012, dua jet militer melakukan operasi pelatihan rutin bertabrakan di udara dekat Tlemcen, di barat laut Aljazair, menewaskan pilot kedua pesawat.

Sebulan sebelumnya, sebuah pesawat angkut militer CASE C-295 twin-turboprop, yang membawa muatan kertas untuk pencetakan uang kertas di Aljazair, jatuh di Prancis selatan.

Pesawat itu membawa lima tentara dan seorang wakil dari bank sentral Aljazair, tidak ada yang selamat.

Advertisement