GAZA – Ambulance Dompet Dhuafa di Gaza disiagakan untuk membantu evakuasi korban Palestina yang terluka maupun tewas oleh serangan udara Israel.
Tidak hanya bangunan-bangunan yang rubuh dan porak poranda, tapi juga terdapat 12 warga Palestina, termasuk anak perempuan berusia 5 tahun tewas dan sekurangnya 80 orang terluka dalam gempuran udara dari Israel. Agresi Israel tersebut menargetkan gedung berisi pemukiman warga Palestina.
Suara desingan rudal dan tembakan mortir terus menghujam wilayah Gaza. “Kami semalam tadi, jam 5 Subuh, terbangun karena suara rudal dekat tempat tinggal. Pasukan Israel menyerang seluruh wilayah di Gaza, seperti serangan pertama di Kota Gaza. Lalu terjadi serangan kedua di Dawrah Al Faluja, serta serangan lainnya di perbatasan Kota Beithanoun. Namun, kondisi akses sulit di jangkau, berdampak pada evakuasi korban dengan kendaraan seadanya. Di sisi lain, serangan juga terjadi di Gaza Barat tepatnya di Kota Khanyunis,” ungkap mitra Dompet Dhuafa pada Sabtu (06/08/2022), melalui jaringan Rumah Sakit (RS) Kamal Adwan, Dr. Mohammed Shabat.
“Kembali krisis kemanusiaan terjadi di Gaza, Palestina. Agresi Israel yang menggempur wilayah Gaza dan sekitarnya mengakibatkan puluhan jiwa menjadi korban. Dompet Dhuafa dengan misi perdamaian dan kemanusiaan di Dunia, hadir dengan unit Ambulans untuk membantu para korban yang terdampak agresi militer Israel pada hari ini,” ujar Bambang Suherman selaku Direktur Komunikasi & Aliansi Strategis Dompet Dhuafa dalam keterangan tertulis Sabtu, (6/08/2022).
“Semoga dengan kehadiran Ambulans Dompet Dhuafa, hasil dari kedermawanan para donatur dapat memobilisasi para korban untuk segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut serta menyelematkan para korban dari serangan agresi militer Israel khususnya para anak-anak yang menjadi korban serangan tersebut”, tambah Bambang, dikutip dari dompetdhuafa.org.





