Kisah Relawan Gaza dan Sapi Raksasa Warnai Semangat Kurban Dompet Dhuafa

JAKARTA, KBKNEWS.id – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dompet Dhuafa mengangkat tema besar tentang makna pengorbanan melalui aksi kemanusiaan global hingga program kurban untuk masyarakat pelosok.

Pesan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bertajuk “Dari Satu Pengorbanan Jadi Berlimpah Manfaat” yang digelar di Jakarta, Senin (25/5).

Dalam acara tersebut, Dompet Dhuafa menyoroti perjuangan relawan kemanusiaan menuju Gaza serta distribusi hewan kurban ke berbagai wilayah yang membutuhkan, baik di Indonesia maupun luar negeri.

Ketua Pengurus Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini mengatakan lembaganya telah konsisten menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina selama puluhan tahun. Namun situasi konflik dan blokade yang semakin ketat membuat pengiriman bantuan fisik menjadi penuh tantangan.

Karena itu, Dompet Dhuafa ikut terlibat dalam gerakan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF). Pada misi GSF 2.0 tahun 2026, lembaga tersebut mengirim tiga relawan untuk mendukung aksi solidaritas internasional bagi Palestina.

“Momentum kurban mengajarkan tentang keikhlasan dan pengorbanan. Semangat itu juga tercermin dari perjuangan para aktivis kemanusiaan yang terus menyuarakan bantuan untuk Palestina,” ujar Ahmad.

Salah satu relawan GSF 2.0, Ronggo Wirasanu, mengungkapkan bahwa gerakan tersebut melibatkan peserta dari puluhan negara dengan latar belakang berbeda.

Menurutnya, dukungan terhadap Palestina menjadi simbol solidaritas kemanusiaan lintas bangsa dan agama.

Ia mengaku dapat ikut terlibat karena kemampuan di bidang multimedia dan dokumentasi visual yang dibutuhkan dalam misi tersebut.

Sementara itu, relawan lainnya Herman Budianto menilai semangat berkorban tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kurban, tetapi juga lewat perjuangan membantu sesama secara ikhlas.

Di sisi lain, Dompet Dhuafa juga memastikan kesiapan Program Tebar Hewan Kurban (THK) tahun ini.

Ketua Program Kurban Dompet Dhuafa 1447 H, Ali Bastoni, menyebut distribusi kurban akan menjangkau wilayah pelosok Indonesia hingga daerah krisis di luar negeri, termasuk Palestina dan Somalia.

Menurut Ali, antusiasme masyarakat untuk berkurban tahun ini cukup tinggi. Beberapa wilayah seperti Aceh dan Sumatera Utara bahkan dilaporkan sudah kehabisan stok hewan kurban.

Secara keseluruhan, program THK tahun ini menjangkau 24 provinsi, lebih dari 800 desa, serta melibatkan puluhan mitra domestik dan internasional.

Program ini juga menghadirkan sapi berukuran jumbo sebagai bagian dari kampanye kurban tahun ini.

Menjelang Iduladha, Dompet Dhuafa pun mengajak masyarakat untuk ikut berbagi melalui program kurban agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai daerah.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here