JAKARTA, KBKNEWS.id – Israel melakukan penyerangan yang keji pada tenda pengungsi di Khan Younis, dan menewaskan sedikitnya 10 warga Palestina serta melukai tujuh lainnya, pada Rabu (16/4) malam waktu setempat.
Dilaporkan Aljazeera, diantara mereka yang syahid adalah seorang anak berkebutuhan khusus yang terbakar hidup-hidup dalam api yang melalap tenda, sementara tetangganya dan orang-orang yang tinggal di tenda terdekat bergegas memadamkan api dan mengendalikan situasi.
Menanggapi serangan tersebut, Badan PBB untuk Anak-anak (UNICEF) menyatakan sangat terkejut atas serangan terhadap tenda-tenda pengungsi tersebut.
“Gambaran anak-anak yang terbakar saat berlindung di tenda darurat seharusnya mengguncangkan kita semua,” kata direktur eksekutif UNICEF dalam postingannya di X.
Mereka mengatakan sejak Israel melanggar gencatan senjata pada 18 Maret, hampir 600 anak-anak Palestina telah terbunuh dan lebih dari 1.600 orang terluka.
“Semua pihak dalam konflik ini harus menghormati hukum kemanusiaan internasional. Melindungi warga sipil. Memfasilitasi bantuan. Melepaskan sandera. Memperbarui gencatan senjata,” tambahnya.





