Anaknya Terluka Parah Akibat Bom Kampung Melayu, Yuli Minta Masyarakat Bantu Doa

Bom Kampung Melayu, masyarakat kocar-kacir, Rabu (24/5/2017).

JAKARTA – Yuli Hari Utomo (51) ayah dari salah satu korban bom Kampung Melayu,  Bripda Yogi Aryo Yudistiro (22) minta masyarakat mendoakan kondisi anaknya yang harus menjalani operasi di Rumah Sakit Premiere Jatinegara, Jakarta Timur.

Menurut bagian pengawas Rumah Sakit Premiere Jatinegara, Suyatno, Yogi mesti menjalani setidaknya tiga operasi akibat bom Kampung Melayu. Satu operasi patah tulang, dua operasi plastik, dan ketiga operasi mata. “Lengan kiri dan kaki kiri perlu dioperasi karena patah,” ujar Suyatno, Kamis (25/5/2017), kepada Tempo.

Yuli mengungkapkan jika sekujur tubuh anaknya penuh luka akibat serpihan bom. Ketika Yuli tiba di rumah sakit dan menemui anaknya sekitar pukul 23.00 WIB, melihat kasur yang ditempati Yogi masih bersimbah darah. “Hampir semua badan kecuali di bagian dada, masih berdarah,” ujar Yuli.  “Mulutnya seperti ketutup terkunci.” tambahnya.

Yuli juga menceritakan kondisi jari kelingking anaknya yang tidak utuh. “Hilang sekitar satu sentimeter. Anak saya sempat berucap “Doain, ya,” ujar Yuli menirukan Yogi.

Ia pun minta masyarakat mendoakan anaknya, “Doakan, saya yakin anak saya bisa pulih kembali.” harapnya.

Advertisement