Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca hingga 17 Januari

JAKARTA, KBKNEWS.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar modifikasi cuaca selama lima hari ke depan sebagai langkah antisipasi banjir di tengah potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, modifikasi cuaca mulai dilakukan pada Selasa (13/1) dan akan berlangsung hingga Sabtu (17/1/2026). Ia telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk melaksanakan langkah tersebut.

“Saya sudah memerintahkan BPBD untuk melakukan modifikasi cuaca selama lima hari,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Selasa.

Pramono menjelaskan, kebijakan modifikasi cuaca dilakukan berdasarkan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem di Jakarta. Menurutnya, tanpa modifikasi cuaca, durasi hujan diperkirakan akan lebih panjang dan berisiko meningkatkan dampak banjir.

Ia menambahkan, dampak banjir yang terjadi berpotensi lebih besar apabila modifikasi cuaca tidak segera dilakukan. Oleh karena itu, Pemprov DKI telah menyiapkan anggaran jika modifikasi cuaca perlu diperpanjang hingga 30 hari ke depan.

“Kalau harus dilakukan setiap hari, akan kami lakukan. Karena hitungan yang kami lakukan, dampak banjir dibandingkan dengan melakukan modifikasi cuaca, maka lebih baik dilakukan modifikasi cuaca,” ujar Pramono.

Pramono berharap, upaya modifikasi cuaca tersebut dapat membantu mengendalikan curah hujan dan membuat penanganan banjir di Jakarta menjadi lebih terkendali.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here