Antisipasi Kelaparan saat Cuaca Ekstrem, Dua Gudang Makanan Dibuat di Papua Tengah

Ilustrasi wilayah Puncak Papua/ foto: Tribunnews

PAPUA TENGAH – Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, resmi memiliki dua gudang logistik makanan untuk mengatasi ancaman kelaparan bagi masyarakat setempat.

Diketahui kelaparan kerap terjadi saat dilanda cuaca ekstrem, seperti udara yang sangat dingin dipicu fenomena iklim Embun Upas.

Gudang penyimpanan logistik makanan itu berlokasi di Distrik Sinak dan Distrik Agandugume, dan  dibangun atas inisiatif Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Mabes TNI.

Kepala BNPB Suharyanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, mengatakan kedua gudang makanan tersebut dikelola dan dioperasikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dan dalam pendampingan pemerintah pusat yang siap mendukung pemenuhan setiap kebutuhan dalam kondisi tertentu.

BNPB memastikan bukan hanya makanan kebutuhan pokok berupa makanan yang disiapkan di gudang tersebut, tetapi juga barang logistik darurat seperti seperti tenda, genset, obat-obatan, hingga keperluan bayi dan ibu hamil.

“Ini dimaksudkan agar ada lumbung pangan di kawasan Agandugume dan sekitarnya untuk mengantisipasi jangan sampai nanti kalau ada paceklik, krisis pangan, dan cuaca ekstrem, masyarakat kesulitan mengakses pangan,” kata dia.

Berdasarkan catatan BNPB, cuaca ekstrem seperti fenomena Embun Upas yang sangat dingin kerap mengakibatkan gagal panen, sehingga masyarakat di Kabupaten Puncak dilanda kelaparan karena kekurangan bahan makanan, air bersih, dan penyakit diare.

Terakhir pada 2023 sebanyak 8.012 warga Kabupaten Sinak turut terdampak, termasuk enam warga meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here