Arogan! Kepala Puskesmas di Sumsel Larang Pegawai Perempuan Hamil

Ilustrasi ibu hamil/ foto: ui.ac.id

PALEMBANG – Kepala Puskesmas Sabokingking, Sumatera Selatan melarang pegawai perempuannya untuk hamil dan disebut arogan karena aturannya tersebut.

Inspektorat Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mengatakan akibat aturan tersebut kepal puskesmas terancam dicopot dari jabatannya.

Kepala Inspektorat Kota Palembang Jamia Haryanti mengatakan bahwa para pegawai Puskesmas Sabokingking memang benar melaporkan kepala puskesmas atas kebijakan yang dianggap sudah tidak sesuai di luar batas kedinasan dan diduga bersifat arogan.

“Sebanyak 18 pegawai Puskesmas Sabokingking telah melaporkan ke Inspektorat terkait kepala puskesmas melarang pegawai hamil beberapa hari kemarin. Kemudian kami mediasi dan para pegawai tetap menginginkan kepala puskesmas agar diganti,” kata Jamia.

Ia menambahkan  sudah melaporkan ke Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan sudah diputuskan bahwa Kepala Puskesmas Sabokingking bakal dicopot.

“Atas permasalahan ini kami memutuskan untuk secepatnya jabatan Kepala Puskesmas Sabokingking kami copot,” ujarnya.

Ia menambahkan Kepala Puskesmas Sabokingking terancam turun jabatan dan bisa difungsionalkan sebagai dokter biasa. Jamia berharap permasalahan ini tidak terjadi ditempat lain demi menciptakan pelayanan publik yang baik ke warga Kota Palembang.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here