AS Siap Bicara dengan Korut Tanpa Prasyarat

WASHINGTON – Sekretaris Negara Amerika Serikat Rex Tillerson mengatakan  bahwa AS siap untuk berbicara dengan Korea Utara kapan saja tanpa prasyarat.

“Kapan pembicaraan dimulai? Kami telah mengatakan, dari sisi diplomatik, kami siap untuk berbicara kapan saja Korea Utara ingin berbicara, dan kami siap untuk mengadakan pertemuan pertama tanpa prasyarat. Mari kita bertemu,” kata Tillerson, Selasa (12/12/2017).

Dia menyarankan agar terjadi perubahan dalam kebijakan Departemen Luar Negeri yang sebelumnya mengharuskan Pyongyang untuk menunjukkan bahwa pihaknya “serius” untuk melepaskan senjata nuklirnya sebelum kontak dapat dimulai.

“Tidak realistis untuk mengatakan bahwa kami hanya akan berbicara jika Anda datang ke meja untuk menyerahkan program Anda, mereka terlalu banyak berinvestasi di dalamnya,” kata Tillerson.

Dia juga mengatakan bahwa Presiden Donald Trump sangat realistis mengenai hal itu dan juga mendorong usaha diplomatik.

“Kita bisa berbicara tentang cuaca jika Anda mau Kita bisa bicara apakah itu akan menjadi meja persegi atau meja bundar jika itu yang Anda sukai,” lanjut Tillerson. “Tapi setidaknya kita bisa duduk dan saling bertatap muka,” katanya. “Dan kemudian kita bisa mulai menyusun peta, sebuah peta jalan tentang apa yang mungkin ingin kita jalani.” tandasnya.

Diplomat AS  mengatakan pada awal tahun ini di Perserikatan Bangsa-Bangsa bahwa Korea Utara harus mengambil langkah-langkah untuk menghentikan program senjata nuklirnya agar dapat duduk di meja perundingan.

Namun Gedung Putih pada hari itu mengklarifikasi bahwa Trump tidak mengubah posisinya di Korea Utara, meskipun mereka tidak menentang usaha Tillerson untuk memulai perundingan AS-Korut.

“Pandangan Presiden terhadap Korea Utara tidak berubah,” kata juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders. “Korea Utara bertindak dengan cara yang tidak aman tidak hanya terhadap Jepang, China dan Korea Selatan, tapi juga seluruh dunia.” ujarnya.


Advertisement