
JAKARTA – (KBKNEWS) – 3/8 – Pemimpin Myanmar yang dikudeta oleh rejim junta militer, Aung San Suu Kyi, dikabarkan bertemu dengan perwakilan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada Senin (3/8).
Junta Myanmar seperti dilaporkan CNNI (3/8) merilis foto Suu Kyi berjabat tangan dengan seorang pria di sebuah ruangan bernuansa kayu di ibu kota Naypyidaw.
Dalam foto tersebut, perempuan berusia 81 tahun tersebut terlihat berdiri tegap, mengenakan pakaian tradisional Burma, dan tersenyum kepada pria yang disebut Perwakilan Tetap Myanmar dan Kepala Delegasi ICRC Arnaude de Baecqu.
Ini merupakan kabar pertemuan publik perdana Suu Kyi dalam beberapa tahun terakhir. Kabar ini muncul setelah ramai dugaan bahwa Suu Kyi tdlah meninggal dunia di suatua tahanan militer yang dirahasiakan oleh rezim penguasa.
Peraih Nobel ini telah ditahan oleh militer sejak 2021 ketika militer menggulingkan pemerintahan sipil pimpinan Suu Kyi yang dimenangkannya dari hasil pemilu.
Sejak itu, junta militer merahasiakan keberadaan dan kondisi Suu Kyi, di tengah perang saudara Myanmar yang terus melanda negara tersebut.
Putra Suu Kyi, Kim Aris, baru-baru ini melancarkan seruan agar junta militer memberikan bukti bahwa ibunya masih hidup. Aris curiga sang Ibunda tewas karena anjing peliharaan Suu Kyi, Taichito, mati pada Juni lalu di bekas rumah mereka di Yangon.
Taichito merupakan hadiah dari Aris usai Suu Kyi bebas dari penjara pada 2010 atas tuduhan memicu pembantaian di Depayin.
Sejak saat itu, Taichito selalu mengikuti tuannya. Namun saat Suu Kyi ditahan pada 2021, militer tak mengizinkan anjingnya ikut serta.
Memiliki masalah kesehatan
Menurut Aris, Suu Kyi punya sederet masalah kesehatan yang membuatnya sulit bertahan dalam kondisi ekstrem. Namun, ia tidak mengetahui pasti kondisi sang Ibu karena hanya menerima laporan secara sporadis.
“Dia tidak diizinkan untuk berhubungan dengan tim pengacaranya, apalagi keluarganya. Sejauh yang saya tahu, dia mungkin sudah meninggal,” imbuh dia.
Suu Kyi terakhir kali terlihat publik pada akhir 2022 ketika militer menggelar sidang. Sejak itu, militer menolak permintaan pengacaranya untuk menemui Suu Kyi.dan
Pemerintah Myanmar sempat merilis foto lain yang menunjukkan Suu Kyi merayakan HUT-nya yang ke-81 pada 19 Juni lalu.
Di foto tersebut, Suu Kyi terlihat mengenakan kemeja putih dan memotong kue dengan lapisan krim merah muda bertuliskan “Selamat Ulang Tahun Bibi Suu”.
CNN tidak dapat memverifikasi foto tersebut dan telah menghubungi ICRC dan Kim Aris untuk meminta komentar mengenai pertemuan terbaru Suu Kyi namun belum direspons. (imbcnews/nanangs/sumber diolah:CNN)




