SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengatakan pada awal tahun 2019 sudah ada 31 kejadian bencana di wilayahnya.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami mengatakan bencana longsor dan banjir yang paling mendominasi.
Zulkarnain merinci, bencana longsor sebanyak 11 kejadian, banjir 9 kejadian, cuaca ekstrem 8 kejadian, gempa bumi 2 kejadian, dan kebakaran permukiman sebanyak 1 kejadian.
Zulkarnain menuturkan, kerugian akibat bencana di Januari 2019 telah menembus Rp 1.183.600.000. Kerugian terbesar berasal dari bencana longsor sebesar Rp 684.500.000.
Berikutnya banjir Rp 360.000.000 dan cuaca ekstrem Rp 129.000.000. Sementara kebakaran Rp 5.000.000 dan gempa bumi Rp 5.100.000.
Sementara wilayah yang paling banyak melaporkan bencana adalah Kecamatan Cikole dan Gunungpuyuh serta Waruodoyong. Di Kecamatan Cikole terjadi delapan bencana yakni longsor enam kejadian, banjir satu kejadian dan cuaca ekstrem satu kejadian.
Menurut Zulkarnain, seperti dilansir Republika.co.id, bencana pada Januari 2019 ini meningkat dibandingkan periode yang sama 2018 lalu. Pada waktu itu bencana pada bulan tersebut hanya 15 kejadian. Rincianya longsor dua kejadian, angin kencang 4 kejadian, gempa bumi tiga kejadian, dan cuaca ekstrem enam kejadian.





