
INTENSITAS hujan dan angin kencang diperkirakan melanda sebagian wilayah Indonesia di hari-hari ke depan akibat munculnya dua bibit siklon tropis di Laut Banda dan Samudera Hindia .
BMKG dalam laporannya (22/) menyebutkan, bibit siklon tropis di perairan Indonesia tersebut 98S muncul di atas Samudera Hindia sebelah selatan Bengkulu atau di 10,2 Lintang Selatan dan 102,7 Bujur Timur.
Kecepatan angin yang ditimbulkannya sekitar 15 knots (28 Km per jam), sementara tekanan udara di pusatnya sekitar 1008,4 hPa.
Sistem pusarannya akan bergerak kea rah barat dan barat daya, sementara potensinya untuk tumbuh menjadi silon tropis dalam 24 jam mendatang berkategori rendah.
Keberadaan bibit siklon 98S  akan meningkatkan intensitas hujan sedang   hingga lebat serta angin kencang a.l di wilayah Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta.
Gelombang setinggi 1,25 sampai 2,5 meter juga berpeluang terjadi di perairan Bengkulu dan P.Enggano, barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa hingga Sumba, Selat Bali hingga Sape selatan dan l. Sawu.
Sementara bibit siklon S99 muncul d L. Banda, di 6,3 LS dan 127,1 BT dengan kecepatan angin maks. 20 knot (37 Km per jam) dan tekanan udara minimum di pusatnya sekitar 1009,8hPa.
Bibit siklon 99S berpotensi meningkatkan intensitas hujan sedang-lebat dan bisa disertai angin kencang di Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur dan Maluku serta memicu gelombang setinggi 1,25 sampai 2,5 meter di L.Banda.
Warga yang mudik melalui perjalanan laut diharapkan tidak memaksakan diri, sementara operator pelayaran diminta melengkapi alat-alat keselamatan dan mematuhi batas kapasitas muat penumpang.
Semua pihak harus berikhtiar, agar jangan sampai, acara mudik berubah menjadi duka!




