SEMARANG – Seorang balita bernama Adzcelin Nur Nafiza tewas akibat tertindih robohan tembok sebuah rumah di Jalan Tumpang 1, Gajahmungkur, Kota Semarang, akibat curah hujan yang tiinggi.
Kapolsek Gajahmungkur Kompol Rochana Sulistyoningrum mengatakan saat kejadian, kata dia, korban sedang tidur bersama ibunya Desti Ristiana (22).
“Tiba-tiba tertimpa longsor, ayah korban sempat meminta tolong ke warga sekitar,” katanya.
Kedua korban longsor tersebut sempat dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth Semarang.
Nahas, balita Adzcelin tidak terselamatkan jiwanya, sementara Desti Restiana sempat mendapat pertolongan.
Rochana sebdiri belum bisa memastikan penyebab tembok roboh itu.
“Belum bisa dipastikan, dugaan sementara akibat intensitas hujan yang tinggi,” katanya, dilansir Antara.





