SUBANG – Korban tewas akibat banjir bandang di Kampung Ciheudeung Girang Desa Sukakerti Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang, berjumlah 5 orang. Banjir bandang datang dua kali yakni Minggu (22/5/2016) pukul 20.30 WIB dan Senin (23/5/2016) pukul 10.30 WIB.
Bencana ini diduga akibat aliran air sungai Cihideung di bagian atas tersumbat dan jebol. Air yang membawa tanah dan lumpur akhirnya menghantam pemukiman penduduk.
Semula jumlah korban tewas berjumlah empat orang, dan bertambah menjadi lima orang karena ada korban yang telah dievakuasi tetapi akhirnya meninggal.
“Korban meninggal jadi lima orang karena ada satu korban yang luka berat sudah dievakuasi, tak tertolong. Meninggal saat menjalani perawatan,” kata Kapolres Subang Agus Nurpatria saat ditemui di Bale Desa Sukakerti, Senin (23/5/2016), dikutip dari Pikiran Rakyat.
Sedangkan satu orang masih dalam pencarian dan enam orang mengalami luka berat. “Pencarian satu korban hilang masih berlangsung. Tim gabungan menyusuri lokasi kejadian,” ujarnya.
Berdasarkan data di Desa Sukakerta lima korban meninggal yaitu, Parmi (48), Mae (25), Naila (5 bulan), Eni (40), dan Musa (55). Sedangkan korban hilang Rizal (10). Sedangkan korban luka berat dan ringan dirawat di puskesmas dan RSUD.
Selain memakan korban tewas dan luka-luka, 14 rumah hancur akibat terseret air dan lumpur.





