Banjir Bandang Landa Desa Wonosoco Kudus, Satu Rumah Roboh

Ilustrasi Desa Nelemadika, Kec. Ile Bolang, Kab. Flores Timur rata dengan tanah diterjang banjir bandang dan longsor (4/4). Lebih 150 orang tewas akibat bencana banajir bandang, longsor dan Topan Seroja yang melanda NTB (2/4) dan Flores Timur, NTT (4/4)

KUDUS – Banjir bandang melanda Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sehingga mengakibatkan puluhan rumah warga terdampak, sedangkan satu rumah roboh.

Kepala Desa Wonosoco Setiyo Budi mengungkapkan hasil pendataan sementara memang ada 19 rumah warga yang terdampak, baik kemasukan lumpur maupun perabot rumahnya ikut hanyut terbawa arus air.

Sebelum terjadi banjir bandang,  hujan deras melanda kawasan tersebut,  kemudian sekitar pukul 15.00 WIB terjadi banjir bandang setelah debit air Sungai Londo meluap dan masuk ke pemukiman warga.

“Banjir serupa memang sering kali terjadi, karena air yang melintasi sungai setempat merupakan air kiriman dari beberapa wilayah, seperti Kabupaten Pati dan Grobogan yang melintasi Pegunungan Kendeng,” katanya, dilansir Antara.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus Budi Waluyo menambahkan banjir bandang di Desa Wonosoco diduga karena ada sebagian kawasan pegunungan yang gundul, sehingga air hujan langsung turun masuk ke aliran sungai sehingga mengakibatkan banjir bandang di sebagian Desa Wonosoco dan mengakibatkan rumah warga terdampak.

Selain rumah warga, kata dia, banjir bandang tersebut juga mengakibatkan tempat wisata setempat, yakni Sendang Dewot ikut terdampak karena dipenuhi dengan lumpur yang terbawa arus banjir.

Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp75 juta karena ada rumah warga yang mengalami rusak berat dan sedang.

 

 

Advertisement