PORONG – Perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi 9 Jember, Jawa Timur kembali normal karena jalur rel kereta di kawasan Porong sudah bisa dilalui dengan kecepatan terbatas yakni 5 kilometer per jam.
Manajer PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Luqman Arif di Kabupaten Jember mengatakan ketinggian air berangsur surut di jalur rel kereta kawasan Porong sejak Jumat (1/12/2017), dari 80 centimeter menjadi 30 cm pada pukul 20.00 dan pada Sabtu pukul 02.30 WIB ketinggian menjadi 5 cm.
Untuk itu, lanjut dia, jalur rel kereta antara Stasiun Tanggulangin hingga Stasiun Porong bisa dilewati kembali rangkaia KA dengan kecepatan terbatas sekitar 5 kilometer per jam untuk keselamatan kereta dan penumpang.
“Pada pukul 04.15 jalur sudah bisa dilewati dengan kecepatan terbatas dan rangkaian KA di Daop 9 Jember yang pertama kali melintasi adalah kereta bisnis dan eksekutif KA Mutiara Timur malam relasi Banyuwangi-Surabaya,” tuturnya.
Menurutnya KA Ranggajati dan KA Logawa tidak perlu memutar lagi lewat Bangil karena jalur Porong sudah bisa dilewati, sehingga para penumpang bisa turun di sejumlah stasiun tujuan yang dituju.
“Untuk saat ini kecepatan diatas rel yang tergenang banjir masih 5 km per jam, namun normalisasi jalur rel kereta baik melalui manual atau mesin terus dilakukan di Porong untuk dievaluasi, sehingga nantinya akan ditingkatkan kecepatan kereta yang melintas,” katanya, dilansir Antara.
Luqman berharap jalur rel kereta api di Porong tidak terendam banjir lagi dengan segala upaya normalisasi dan perbaikan karena sejumlah rangkaian kereta di Daerah Operasi 9 terganggu perjalanannya akibat banjir tersebut.





