Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Wilayah di Malinau Kaltara

Ilustrasi Banjir melanda Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, salah satunya di Teluk Barak Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan, Minggu (13/11/2022). (Foto: ANTARA/Teofilusianto Timotius)

TANJUNG SELOR – Banjir dan longsor melanda beberapa wilayah di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara pada Senin (22/5) akibat hujan yang mengguyur daerah itu sejak Minggu (21/5).

Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Provinsi Kaltara mengatakan salah satu titik longsor menyebabkan jalan nasional yang menghubungkan Desa Mentarang dan Desa Paking, Kecamatan Mentarang hampir putus total.

Titik longsoran mencapai panjang 30 meter, namun tidak ada korban jiwa maupun pengungsi akibat kejadian tersebut. Hanya saja pergerakan manusia dan barang antara dua desa dan sejumlah kecamatan di Malinau masih lumpuh sementara.

Selain jalan longsor, di Malinau Kota, ibukota Kabupaten Malinau dilanda banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari lalu dan konsisten mengguyur wilayah Kabupaten Malinau hampir setiap malam.

“Ini membuat Sungai Sesayap di Malinau meluap dan merendam sejumlah perumahan warga dan menggenangi sejumlah akses ruas jalan sejak Senin (22/5),” kata Kapolres Malinau AKBP Andreas Deddy Wijaya di Malinau.

Kapolres dan jajaran turun langsung memonitor sejumlah wilayah di Malinau yang terkena dampak banjir akibat luapan air sungai. Kapolres meminta orangtua mengawasi anak-anak agar tetap berada di dalam rumah atau di tempat yang cukup aman dari bahaya banjir.

 

Advertisement