Banten Dilanda Banjir, Air Laut Pasang Perparah Genangan 

Ilustrasi Warga melintasi banjir di posko pengungsian SD Negeri 4 Pagelaran, Pandeglang, Banten, Kamis (5/12/2024)/ foto: Antara

JAKARTA, KBKNEWS.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Provinsi Banten sejak Jumat sore hingga malam (2/1/2026) menyebabkan banjir di sejumlah daerah.

Di Kota Cilegon, genangan air merendam Jalan Lingkar Selatan (JLS), sementara derasnya arus air membuat satu unit mobil sedan serta sejumlah lapak pedagang hanyut di Perempatan Cilurah, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan.

Wali Kota Cilegon Robinsar menjelaskan banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang diperparah kondisi air laut pasang. Akibatnya, aliran air menuju laut tertahan dan berbalik ke kawasan permukiman.
“Curah hujan cukup tinggi, ditambah kondisi pasang air laut. Jadi air yang menuju ke laut tertahan dan berbalik,” kata Robinsar.

Di Kota Serang, banjir melanda kawasan Masjid Agung Banten Lama. Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Serang, Diat Hermawan, mengatakan air setinggi 10–20 sentimeter menggenangi pelataran masjid dan merendam sejumlah makam. Banjir disebabkan luapan kali serta drainase yang tersumbat di sekitar kawasan tersebut.
Warga setempat, Iman, menyebut ratusan makam sempat terendam banjir.

Namun, makam para sultan Banten tetap aman karena berada di lokasi yang lebih tinggi. Menjelang malam, kondisi air mulai berangsur surut meski genangan masih tersisa di beberapa titik.

Banjir juga terjadi di Kroya Indah, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, sekitar pukul 22.30 WIB. Ketinggian air dilaporkan mencapai paha orang dewasa akibat meluapnya Kali Mati.

Camat Kasemen Sugiri mengatakan sekitar 300 kepala keluarga di tiga RT terdampak banjir, dengan total empat kelurahan di Kecamatan Kasemen ikut terimbas.

Petugas gabungan mengevakuasi puluhan lansia serta warga yang sakit menggunakan perahu karet untuk mengantisipasi kenaikan debit air. Warga yang mengungsi sementara ditempatkan di Masjid Jami Al Hidayah dan SMP Syaibul Barokah.

Data BPBD Kota Serang mencatat banjir berdampak pada 417 rumah dan 1.789 jiwa di wilayah tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here