
JAKARTA, KBKNews.id – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Palestina di Jalur Gaza harus disalurkan tanpa syarat apa pun.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform X, Rabu (40/4/2025), Guterres menyatakan bahwa selama hampir dua bulan terakhir, Israel telah melarang masuknya bantuan ke Gaza.
“Selama hampir dua bulan, Israel melarang pendistribusian makanan, bahan bakar, obat-obatan, dan pasokan komersial masuk ke Gaza, sehingga lebih dari dua juta orang kehilangan bantuan yang menyelamatkan nyawa,” katanya.
Melansir WAFA, Wilayah Gaza yang dihuni sekitar 2,4 juta jiwa sangat bergantung pada bantuan kemanusiaan, namun sejak 2 Maret bantuan tersebut terhenti akibat penutupan jalur penyeberangan oleh pasukan Israel.
Kondisi ini memperparah krisis kemanusiaan di sana, sebagaimana dilaporkan berbagai lembaga hak asasi manusia, organisasi internasional, dan pemerintah.
Guterres menegaskan bahwa pemberian bantuan tidak boleh menjadi bahan tawar-menawar. Ia juga menekankan bahwa Israel memiliki tanggung jawab untuk melindungi warga sipil Palestina di Gaza serta harus memberikan izin dan memfasilitasi distribusi bantuan kemanusiaan.




