JAKARTA – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro menilai, aset keuangan Islam di Indonesia akan meningkat hingga sekitar Rp 728 triliun. Hebatnya, 70 persen sumber investasi keuangan tersebut akan berasal dari dana zakat dan wakaf.
Dalam Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (AKSI) yang digagas oleh Bappenas, zakat merupakan rujukan dalam upata pengentasan kemiskinan. “Kita dapat memanfaatkan untuk kegiatan sosial sekaligus penggunaan produktif lainnya,” ujarnya dalam General Lecture di sela-sela acara World Zakat Forum di Jakarta, Kamis (16/3/2017).
Mantan Menteri Keuangan RI ini berharap, para penggerak zakat dapat menaklukkan tantangan dalam kapasitas pengelolaanya, sehingga makin banyak masyarakat yang percaya terhadap institusi prngelola zakat. Menurutnya, harus lebih banyak lagi contoh-contoh best practices internasional dari pengelolaan zakat dan wakaf, baik stretegi sosialisasi, pengembangan database, pemanfaatan ahli manajemen aset, serta meningkatkan kapasitas pelaporan keuangan.





