DD dan Kemenkes RI Dukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

 

JAKARTA (KBK)  – Perubahan gaya hidup masyarakat yang tidak sehat mengakibatkan timbulnya kasus penyakit tidak menular (PTM).  Tingginya angka kesakitan dan kematian akibat PTM menjadikan Dompet Dhuafa menaruh perhatian lebih dengan menjalin nota kesepahaman bersama Kementerian Kesehatan RI dalam upaya edukasi dan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan dalam mendukung upaya SDGs.

Dr Imam Rulyawan Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi mengatakan salah satu tindak lanjut dari nota kesepahaman tersebut adalah dilakukannya pelatihanpos pembinaan terpadu PTM (posbindu) kerjasama Dompet Dhuafa dan Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.

Hal tersebut dikatakan Imam sejalan dengan upaya strategis Dompet Dhuafa dalam hal pelayanan, pembelaan dan pemberdayaan kesehatan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Posbindu  PTM merupakan bentuk peran serta masyarakat dalam upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi dan pengendalian dini keberadaan faktor resiko penyakit tidak menular,” ujar Imam di Jakarta,  Kamis (16/3).

Imam menambahkan pendekatan program kesehatan Dompet Dhuafa tidak berhenti dalam tataran layanan kuratif tetapi lebih terpadu melalui usaha peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat untuk tetap peduli terhadap kesehatannya.

“Salah satunya terbentuk Pos Sehat LKC Dompet Dhuafa sejak tahun 2005,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Direktur P2PTM Kemenkes RI Dr Lily Sriwahyuni Sulistyowati MM juga meresmikan Pos Sehat LKC Dompet Dhuafa menjadi Pos Sehat Bindu PTM Dompet Dhuafa yang dihadiri seluruh perwakilan LKC dari seluruh Indonesia.

“Pos Bindu Dompet Dhuafa diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dan deteksi dini faktor PTM serta menguatkan sinergitas semua pihak untuk mereplikasi nilai kemanusiaan  dalam wujud pemberdayaan kesehatan,” ucapnya

Advertisement