Bayi Selamat Setelah Tertimbun Longsor Bali, Mensos: Itu Tanda Kebesaran Allah

Ilustrasi Foto:FoxNews

BALI – Di sela-sela kunjungannya meninjau korban longsor Kintamani, Kabupaten Bangli, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi bayi berusia dua bulan yang tertimbun material longsor.

“Ini tanda kebesaran Allah. Bayi laki-laki berumur 2 bulan ini tertimbun 12 jam,” katanya di Bangli, Senin (13/2/2017).

Diketahui bayi tersebut dapat diselamatkan setelah tim evakuasi mendengar suara tangisan bayi. Ia bertahan hidup dalam dekapan kakeknya yang tewas dalam musibah itu.

“Bayi ini oleh ibunya diberi tambahan nama Slamet dan akhirnya dipanggil dengan nama Slamet. Saat saya tanya karena dia selamat. Sementara kakeknya yang melindungi bayi ini meninggal,” paparnya.

Sementara itu, Seto Mulyadi yang turut hadir sebagai koordinator tim layanan dukungan psikosial bersama Mensos memberikan motivasi kepada sang ibu.

“Secara umum hasil assesment awal menunjukkan bahwa pengungsi dan warga yang anggota keluarganya meninggal dan luka berat dan warga yang masih berada di tempat pengungsian mengalami kesedihan mendalam, trauma, dan kecemasan akan kehidupan selanjutnya,” jelas Seto.

Saat ini sudah ada upaya dilakukan terhadap pengungsi adalah memberikan layanan psikososial secara berkelanjutan (trauma healing, counseling, spirit of lige, life review therapy dan play therapy).

“Dalam jangka panjang diperlukan penanganan pascatrauma atau post trauma stress disorder,” tutupnya, dikutip dari Okezone.

Advertisement