NUNUKAN – Dompet Dhuafa Kalimantan Timur melalui Program Tebar Hewan Kurban (THK) pada Sabtu (1/7/2023) mendistribusikan hewan kurban dari para donatur di pulau perbatasan Indonesia-Malaysia yakni Pulau Sebatik, Nunukan.
Dua lokasi yang menjadi target pendistribusian di antaranya adalah Desa Sungai Limau Atas dan Aji Kuning, Sebatik Tengah, Nunukan, Kalimantan Utara. Lokasi ini dipilih lantaran akses untuk masuk ke desa tersebut harus menempuh jalanan berbatuan yang dikelilingi oleh perkebunan sawit, dan apabila hujan turun, maka jalanan itu tidak bisa dilewati sama sekali.
Ironinya, bertahun-tahun sejak patok perbatasan berdiri, belum ada kurban di wilayah tersebut. Alhamdulillah, dengan adanya Program Tebar Hewan Kurban (THK) dan amanah dari para donatur Dompet Dhuafa, masyarakat di wilayah ini dapat merasakan nikmatnya daging hewan kurban.
Pak Cik Landang (65) yang telah tinggal di perbatasan selama kurang lebih 20 tahun, baru kali ini bisa merasakan daging hewan kurban. Ia pun senang dengan hadirnya kurban di desa tempat ia tinggal.
“Sudah lama sekali di sini tidak ada kurban. Selama saya tinggal di sini baru kali ini saya bisa merasakan hewan kurban. Terima kasih banyak sudah berkurban di sini.”
Hal Senada juga disampikan oleh Amran selaku Ketua RT setempat.
“Alhamdulillah, puji sukur kita kepada Allah Swt. Kami merasa sangat tersentuh, gembira, dan terharu dengan adanya kurban ini. Tidak lupa juga ribuan ucapan terima kasih kami kepada donatur,” ucapnya.
Kurban di perbatasan Indonesia-Malaysia ini juga turut dibantu oleh aparat TNI PAMTAS RI-MALAYSIA dan masyarakat sekitar. Sehingga, proses kurban dapat berjalan dengan lancar mulai dari pemotongan hingga pendistribusian.





