Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Jepang Jadi 141 Orang

Ilustrasi Banjir Landa Jepang/ AA

JEPANG – Petugas penyelamat melakukan pencarian dari rumah ke rumah pada Selasa (10/7/2018)  dalam harapan yang semakin tipis untuk menemukan orang yang selamat setelah banjir dan tanah longsor yang mematikan yang telah menelan 141 jiwa di Jepang.

Hujan lebat yang dimulai minggu lalu telah berhenti dan surutnya air banjir telah menyebabkan kerusakan yang terjadi di bagian barat negara itu.

Di kota Kurashiki, banjir melanda seluruh distrik pada satu titik, memaksa beberapa orang ke atap mereka untuk menunggu penyelamatan.

Pada Selasa pagi, para pekerja penyelamat pergi dari pintu ke pintu, mencari orang-orang yang selamat dari bencana itu.

“Ini yang kami sebut operasi grid, di mana kami memeriksa setiap rumah untuk melihat apakah ada orang yang masih terperangkap di dalamnya,” kata seorang pejabat dari pemerintah prefektur Okayama setempat kepada AFP.

Krisis ini adalah bencana terkait hujan paling mematikan dalam lebih dari tiga dekade, dan yang telah memicu kesedihan nasional.

Pada hari Senin, Perdana Menteri Shinzo Abe membatalkan perjalanan luar negeri empat-berhenti karena korban tewas meningkat.

Juru bicara pemerintah top Yoshihide Suga mengatakan pada hari Selasa bahwa setidaknya 141 orang telah tewas. Media mengatakan puluhan lainnya masih hilang dan penghitungan diperkirakan akan meningkat lebih lanjut.
Ba

Advertisement