
DENPASAR – Petugas BMKG Denpasar, Melki Adi Kurniawan mengatakan pasca-gempa pada 29 Juli lalu di Lombok, sampai hari ini, pihaknya terus melakukan pemantauan gempa.
“Dari data hasil monitoring memang kegempaan susulan semakin sering terjadi, namun kekuatan gempa cenderung menurun,” katanya, di Denpasar, Jumat (10/8/2018).
Menurut Melki Adi Kurniawan, berdasarkan pemantauan BMKG Denpasar bahwa kegempaan susulan memang semakin meningkat, namun dampaknya tidak besar seperti yang terjadi pada beberapa hari lalu.
“Karena itu, kami mengimbau wisatawan yang berlibur ke Bali dan seluruh warga setempat untuk tidak perlu terlalu cemas, karena gempa yang terjadi di Lombok tidak terlalu membawa pengaruh bagi Bali sendiri,” katanya, dikutip Antara.
Ia menjelaskan kondisi di Pulau Bali tidak terpengaruh gempa susulan yang terus terjadi di Lombok, karena kondisi Pulau Dewata sendiri sampai sekarang masih aman.
Namun, dalam kondisi aman ini, BMKG Denpasar juga mengimbau kepada warga Bali dan wisatawan agar selalu tetap waspada.




