JAKARTA – Potensi bencana mulai dari bencana banjir, longsor, gunung api, gempa bumi, kebakaran hutan dan sebagainya sangat tinggi terjadi di Garut, Jawa Barat.
Karenanya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengedukasi agar warga Garut, meningkatkan budaya sadar bencana.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis Ahad (21/5/2017), mengatakan, BNPB mengedukasi melalui kesenian tradisional, yang diharapkan mudah diterima masyarakat karena mendapatkan hiburan sekaligus edukasi bencana.
Salah satu bentuk sosialisasi budaya sadar bencana adalah melalui edukasi “BNPB Mengajar” dan pendekatan kearifan lokal dengan gelar kesenian rakyat.
Dia menuturkan pendekatan seni dan kearifan lokal untuk meningkatkan budaya sadar bencana, disesuaikan dengan kesenian daerah masing-masing dan sekaligus menggerakan ekonomi lokal. “Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin BNPB setiap tahunnya. Tahun ini kami akan menyelenggarakan di empat tempat, pertama di Garut ini, kemudian Blora, Purworejo dan Trenggalek,” katanya.
BNPB Mengajar digelar di SDN Giriawas 03, Kampung Babakan Jolok, Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada 20 Mei. Materi yang diberikan antara lain berkaitan dengan potensi bencana di daerah Garut dalam bentuk film animasi dan dongeng .





