JAKARTA – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menuturkan jumlah pengungsi masih terus didata, sementara Pandeglang menjadi daerah yang paling terdampak tsunami.
Menurutnya penanganan darurat terus dikerahkan ke lokasi bencana seperti pembentukan struktur organisasi tanggap darurat, pendirian posko, dapur umum masih disiapkan bagi para pengungsi.
“Masyarakat dihimbau tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai saat ini. BMKG dan Badan Geologi masih melakukan kajian untuk memastikan penyebab tsunami dan kemungkinan susulannya.”
Dalam akun twitternya Sutopo mengatakan fenomena tsunami di Selat Sunda kemarin termasuk langka.
“Letusan Gunung Anak Krakatau juga tidak besar. Tremor menerus namun tidak ada frekuensi tinggi yang mencurigakan. Tidak ada gempa yang memicu tsunami saat itu. Itulah sulitnya menentukan penyebab tsunami di awal kejadian,” kata Sutopo.





