BONDOWOSO – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Kukuh Triyatmoko menjelaskan ratusan rumah di Desa Sempol terendam air bercampur lumpur akibat banjir bandang yang menerjang Rabu kemarin.
“Terdampak banjir bandang diperkirakan ada 200 rumah, namun itu sementara karena kami bersama petugas lainnya masih melakukan pendataan. Untuk korban jiwa sementara tidak ada,” ujarnya, Kamis (30/1/2020).
Informasi yang dihimpun Antara, sebelum terjadi banjir bandang yang menerjang permukiman warga di kawasan dekat perkebunan kopi itu, terjadi hujan deras di daerah hulu, yakni Gunung Suket. Hujan terus mengguyur selama kurang lebih dua jam.
Warga tidak menduga terhadap datangnya banjir bandang Bondowoso. Air bercampur lumpur tiba-tiba meluncur dengan membawa balok kayu menerjang permukiman.





