BPBD OKU Timur: Dua Siswa SD Tewas Tertimbun Longsor

Ilustrasi Longsor di Kapung Molon, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepri, Senin (6/3/2023). (Foto: ANTARA/HO-BPBD Natuna)

OKU, SUMSEL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur mengungkapkan dua siswa Sekolah Dasar (SD) warga Desa Mendah, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel) tewas tertimbun longsoran tanah sedalam satu meter.

Kepala BPBD OKU Timur Budi Widiyanto di Martapura, Jumat, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (23/1) sekitar pukul 14.30 WIB. Dia menjelaskan peristiwa nahas tersebut dialami dua orang pelajar sekolah dasar (SD) di OKU Timur, yaitu Yuda Adi Pratama (12) dan Candra Pratama (11).

Kejadian tersebut bermula saat korban bermain di pinggir sungai di dekat lokasi longsor bersama satu orang temannya yang selamat dari longsoran tanah.

Ketiga bocah tersebut menggali pasir di pinggir sungai sedalam sekitar satu meter, kemudian naik ke atas tebing untuk bermain perosotan dan terjadi longsor hingga menimbun para korban.

“Satu diantaranya berhasil diselamatkan, sementara dua korban lainnya meninggal dunia,” katanya.

Jasad korban ditemukan setelah personel BPBD OKU Timur bersama warga sekitar melakukan pencarian dengan menggali longsoran tanah yang menimbun korban.

“Ketika ditemukan kedua korban sudah meninggal dunia. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga,” ujarnya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here