Buka Pos di Desa Gane, Tim Dompet Dhuafa Sebut Korban Gempa Masih Butuh Banyak Bantuan

HALMAHERA – Dompet Dhuafa sudah membuka pos di Kediaman Musnawir di Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur Selatan, setelah sebelumnya tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa melakukan assesment untuk mengetahui kondisi lanjut di dua desa, yakni Desa Gane Dalam dan Desa Gane Luar, Halmahera Selatan.

Berdasarkan pantauan tim yang berangkat pada Sabtu (20/7/2019) dan memerluka waktu lima jam perjalanan, sebanyak 80% rumah di Desa Gane dan Gane Dalam telah hancur. Kondisinya cukup memprihatinkan, mengingat kebanyakan rumah sudah rata dengan tanah.

“Jarak dari Gane Luar ke Gane Dalam kurang lebih 1 jam perjalanan. Itu pun jalur yang ditempuh dengan menanjak,” ujar Narwan salah satu tim DMC, dikutip Fajar dari Dompet Dhuafa.

Pos satelit sudah disediakan di tiga titik yakni di Dusun Lopong, Dusun Gimah, dan di belakang SMA Gane Luar. Rencananya Tim DMC Dompet Dhuafa akan menelusuri ke Pulau Bacan untuk melihat kondisi kerusakan di sana.

Tim selanjutnya pergi ke Pulau Bacan untuk mencari kebutuhan dasar, yang menurut Narwan, logistik yang masuk hanya dari Pulau Bacan, karena akses yang lebih dekat di sana.

Hingga kini berdasarkan data yang dikumpulkan oleh tim DMC Dompet Dhuafa, sebanyak 3.104 jiwa telah mengungsi. Adapun 51 jiwa mengalami luka-luka dan 6 jiwa meninggal dunia. Fasilitas umum juga mengalami kerusakan dengan total 982 unit. Dengan rincian sebagai berikut: 971 unit rumah, 3 unit rumah ibadah, 7 unit sekolah, 1 unit fasilitas kesehatan.

“Terdampak masih membutuhkan beberapa bantuan selain makanan dan minuman bersih, mereka juga membutuhkan seperti matras, selimut, terpal, alat penerangan, kebutuhan bayi dan medis,” terang Narwan.

 

Advertisement