Cegah Banjir, DKI Modifikasi Cuaca 5-10 November

Sejumlah petugas memasukkan garam ke dalam pesawat Cassa A-2104 untuk persemaian garam dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Skadron Udara 2, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (28/12/2022). (Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) bersama pemerintah pusat pada 5–10 November 2025.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi hujan lebat yang bisa memicu banjir di ibu kota.

“Diperkirakan curah hujan cukup tinggi. OMC ini dilakukan supaya curah hujan bisa dikelola dengan baik,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025).

Pramono menyebut Pemprov DKI masih memiliki cukup anggaran untuk melaksanakan operasi ini hingga 25 hari ke depan. Namun, ia tak merinci jumlah anggarannya.

Selain itu, Pramono juga meminta seluruh jajaran wilayah dan satgas di lapangan untuk memperkuat komunikasi, pemantauan, dan penyebaran informasi kepada warga. Pompa-pompa air di berbagai titik juga disiagakan sebagai langkah antisipasi banjir.

Mulai hari ini, Pemprov DKI bersama TNI, Polri, relawan, dan masyarakat akan menggelar Apel dan Simulasi Kesiapsiagaan Jaga Jakarta di seluruh wilayah. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh unsur siap menghadapi musim penghujan.

“Gerakan Jaga Jakarta dari banjir harus jadi upaya bersama semua pihak. Sinergi adalah kunci,” kata Pramono.

Ia menegaskan, kesiapan seluruh komponen menjadi bukti bahwa Jakarta memiliki tim penanggulangan bencana yang tangguh dan siap melayani warga terdampak hujan ekstrem.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here