Cegah Pikun Sejak Usia Muda

Ilutrasi/ foto: okezone

JAKARTA – Pikun atau kondisi tingkah laku sering lupa dan kerap dijumpai saat seseorang sudah berusia lanjut, namun bukan tak mungkin bisa terjadi juga pada usia muda.

Meskipun pikun termasuk penyakit yang terjadi pada lansia, akan tetapi pikun tidak menutup kemungkinan dapat dialami oleh orang dengan usia yang masih relatif muda, karenanya kita bisa mencegah pudarnya memori tersebut sejak usia muda.

Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah pikun di usia muda:

1. Melatih otak

Bermain tidak hanya menjadi aktivitas yang menyenangkan, bermain juga dapat dijadikan sebagai upaya mencegah pikun. Selain itu bisa juga meningkatkan kinerja otak, mengasah otak, memperkuat memori dan konsentrasi serta kemampuan memecahkan masalah. Permainan yang dapat dipilih cukup beragam, seperti teka-teki silang, tetris dan lain sebagainya.

2. Rutin berolahraga

Olahraga secara rutin juga mampu meningkatkan fungsi memori serta mencegah pikun selain membuat tubuh menjadi sehat

3. Meditasi dan mindfulness

Teknik relaksasi dinilai dapat membantu meningkatkan memori jangka pendek serta memori spasial. Memori spasial adalah memori mengenai ruang, bentuk, posisi, jarak, arah, bidang dan luas. Relaksasi atau meditasi dapat dijadikan sebagai salah satu upaya mencegah pikun, karena mampu menurunkan stres dan membuat rileks.

4. Bersosialisasi

Rajin bersosialisasi dan berinteraksi sosial diyakini  dapat mencegah depresi serta menurunkan stres. Stres pun juga memiliki peran dalam menurunnya memori. Jadi, bersosialisasi dengan sahabat, teman atau kerabat bisa mencegah penyakit pikun.

5. Tidur cukup

Waktu tidur yang tercukupi dapat menunjang fokus serta atensi seseorang. Hal ini disebabkan karena ketika tidur, memori yang terdapat di dalam otak akan diperkuat. Sehingga mencukupi waktu tidur dapat menjadi upaya pencegahan pikun.

6. Pola makan sehat

Makanan atau minuman yang dikonsumsi dapat menjadi salah satu penyebab penyakit pikun. Untuk mencegahnya, kurangi konsumsi alkohol, gula dan karbohidrat yang diproses, seperti roti, kue dan sejenisnya.

Tingkatkan konsumsi ikan, daging ayam, sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh dan kacang-kacangan. Untuk hasil yang lebih optimal, konsumsilah makanan atau suplemen yang kaya akan kandungan omega-3 agar fungsi memori semakin meningkat.

Advertisement