Covid-19 Belum Usai

ilustrasi mobilitas massa, salah satu pemicu Covid-19. Tren penyebaran Covid-19 sejak 15 Feb. sampai 2 Maret terus turun, namun angka kematian merambat naik. Covid-19 belum usai, Waspada!

TREN angka penyebaran Covid-19 turun dari hari ke hari sejak puncaknya pada 16 Februari lalu, namun yang harus tetap diwaspadai, tren  angka kematian walau tidak secara eksponensial, namun juga terus merambat naik.

Jadi, mungkin saja puncak pandemi Covid-19 di sejumlah wilayah di Indonesia sudah terliwati, namun kepatuhan pada prokes harus tetap dijjaga dan upaya perluasan program vaksinasi agar tercipta herd immunity harus terus dikebut.

Setelah melampaui rekor tertinggi saat didominasi oleh varian Delta (B1.1.7) pada 15 Juli 2021 (56.757 kasus), yakni 15 Feb. 2022 (57.049 kasus) dan 16 Feb.(64.718 kasus), angka tren penyebaran harian Covid-19 turun. Pada 1 Maret tercatat 24.728 kasus.

Namun naiknya tren angka kematian harian yang pada 5 Feb. baru134 orang, perlu diwaspadai, karena pada 2 Maret jumlahnya sudah melonjak jauh, mencapai 376 orang.

Berbeda dengan varian Delta, Omicron tingkat penyebarannya beberapa kali lipat, bisa menginfeksi ulang penyintas, namun fatalitasnya lebih rendah, dengan gejala ringan atau tanpa gejala sama sekali.

Namun demikian, dari data naiknya angka kemayian, varian Omicron cukup berisiko bagi lansia dengan komorbid yang mengambil porsi terbesar jumlah korban yang meninggal.

Sejak awal pandemi Covid-19 pada 2 Maret 2019 sampai 2 Maret 2021, tercatat total 5.630.096 kasus orang terpapar, 149.036 orang meninggal dan 42.935 pasien terkonfirmasi sembuh.

Sementara vaksinasi saat ini (sampai 2 Maret) sudah mencapai  190.977.514  orang untuk suntikan dosis pertama (91,7 persen),  144.506.997 untuk dosis kedua (69,39 persen) dan 10.216.285 orang (4,91 persen) untuk suntikan ketiga atau booster.

Meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, ditambah kejenuhan mengikuti prokes selama dua tahun, juga kemungkinan munculnya varian baru yang lebih ganas harus terus diantisipasi.

Covid-19 belum berlalu, tetap patuhi prokes 5M demi keselamatan diri, keluarga dan kita semua.

 

 

 

 

Advertisement