Covid-19 Meningkat, BOR Rumah Sakit di Jakarta Capai 45 Persen

Ilustrasi Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy) di sejumlah RS di seluruh Indonesia sudah rata-rata 60 persen, bahkan wilayah DKI Jakarta dan Bandung mencapai 80 persen, sementara lonjakan kasus Covid-19 terus terjadi dan nakes termasuk dokter kelelahan dan sudah 503 orang gugur.

JAKARTA – BOR (bed occupancy rate) rumah sakit di Jakarta per Rabu kemarin sudah mencapai 45 persen dan warga mulai kesulitan cari rumah sakit.

Hal tersebut diungkapkan tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo, yang menurutnya rumah sakit, khususnya di Jakarta, sudah mulai penuh karena peningkatan kasus virus corona (Covid-19).

Abraham mengatakan sebagian besar pasien Covid-19 di Jakarta bergejala ringan atau tanpa gejala. Padahal, pemerintah menyiapkan rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19 bergejala sedang dan berat.

“Data per Rabu kemarin, BOR (bed occupancy rate) rumah sakit di Jakarta mencapai 45 persen. KSP sudah mulai menerima laporan warga yang kesulitan mencari rumah sakit,” kata Abraham dalam keterangan tertulis, Kamis (27/1).

Abraham meminta masyarakat tidak perlu panik. Dia mengimbau masyarakat isolasi mandiri di rumah masing-masing jika terpapar Covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala.

Ia menekankan rumah sakit disiapkan untuk pasien Covid-19 bergejala sedang dan berat. Pemerintah telah menyiapkan 82.168 tempat tidur di 1.011 rumah sakit untuk pasien Covid-19.

“Konversi bed untuk Covid-19 terus dilakukan dan untuk stok obat-obatan di rumah sakit juga sudah distribusikan oleh Kemenkes,” ujarnya, dikutip CNNIndonesia.com.

Advertisement