
CUACA buruk ditandai hujan lebat dan angin kencang diprediksi akan melanda wilayah Jabdetabek dan 20 provinsi lainnya dalam tiga hari mendatang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, fenomene cuaca buruk terjadi walau sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau.
Dalam rilisnya BMKG menyebutkan, keberadaan Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia barat daya Bengkulu secara tidak langsung membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di sepanjang Pulau Jawa dan Pesisir Barat Sumatra bagian selatan.
Selain itu, kombinasi gelombang Low-Frequency dan Mixed Rossby-Gravity yang didukung suhu muka laut hangat di sejumlah perairan Indonesia juga memicu peningkatan pembentukan awan hujan.
BMKG mencatat wilayah-wilayah berikut yang harus diwaspadai turunnya hujan lebat dan angn kencang.
- Banten: Hujan sedang-lebat
- Bengkulu: Hujan sedang-lebat
- DKI Jakarta: Hujan sedang-lebat
- Gorontalo: Hujan sedang-lebat
- Jawa Barat: Hujan sedang-lebat
- Kalimantan Barat: Hujan sedang-lebat
- Kalimantan Timur: Hujan sedang-lebat
- Kepulauan Bangka Belitung: Hujan sedang-lebat
- Kepulauan Riau: Hujan sedang-lebat
- Maluku: Hujan sedang-lebat
- Maluku Utara: Hujan lebat-sangat lebat
- Papua: Hujan sedang-lebat
- Papua Barat: Hujan sedang-lebat
- Papua Barat Daya: Hujan lebat-sangat lebat
- Papua Pegunungan: Hujan lebat-sangat lebat
- Sulawesi Barat: Hujan sedang-lebat
- Sulawesi Tengah: Hujan sedang-lebat
- Sulawesi Utara: Hujan sedang-lebat
- Sumatera Barat: Hujan sedang-lebat
- Sumatera Utara: Hujan sedang-lebat
Hujan lebat yang turun di sejumlh kawasan di Jakarta, Tngerang Selatan dan Bekasi terendam air, sehingga sejumlah  pohon tumbang, Senin (4/8), bahkan sampai keesokan harnya sejumlah lokasi masih terdampak.
Hujan lebat yang turun di wilayah Jakarta sejak Senin siang membuat debit air di bendung Katulampa, Bogor meningkat, bahkan pada Siaga 3 pada Senin sore.
Kawasan yan terendam di DKI Jakarta a.l Bidara Cina, Cawang, Kamung Melayu dan Cililitan Timur dengan ketinggian sampai 60 cm.
Genangan air juga terjad di sejumlah tempat lainnya, dan yang terparah di permukinan Pondok Maharta di Kel. Pondok Kacang Timur, Kec. Pondok Aren yang membuat 600 keluarga terdampak.
Pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di Jl. Pahlawan Seribu, Kec. Serpong, BSD Tangerang Selatan, sehingga menutup ruas jalan, begitu pula di Kel. Jelupang, Serpong Utara, Perumahan Green Core, Cilenggang, Kec. Serpong.
Untuk itu , BMKG mengimbau masyarakat di daerah terdampak untuk memantau perkembangan informasi cuaca, menjaga kelancaran saluran air, dan mempersiapkan langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko.




