BANYUMAS – Kepala BPBD Kabupaten Banyumas, Budi Nugroho, menyampaikan bahwa wilayah Banyumas, Jawa Tengah, dilanda angin puting beliung dan tanah longsor akibat hujan lebat pada Selasa (5/11/2014) sore.
“Berdasarkan laporan dan hasil asesmen sementara, angin puting beliung mengakibatkan pohon tumbang di empat desa dan satu kelurahan, sedangkan tanah longsor terjadi di dua desa,” katanya di Purwokerto, Banyumas, Rabu (6/11/1024).
Ia menjelaskan bahwa pohon tumbang terjadi di dua lokasi di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang; satu lokasi di Desa Sumbang, Kecamatan Sumbang; satu lokasi di Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran; dan dua lokasi di Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden.
Budi juga melaporkan, di Desa Rempoah, pohon tumbang menimpa bangunan penggilingan padi, di Desa Dukuhwaluh menimpa warung pecel, dan di Banjarsari Kulon menimpa mobil yang sedang parkir.
“Selain itu, angin puting beliung juga mengakibatkan atap rumah warga Desa Rempoah RT 02 RW 03 beterbangan. Dampak bencana angin puting beliung di wilayah tersebut sudah selesai ditangani dan tidak ada korban dalam kejadian itu,” katanya.
Sementara itu, tanah longsor dilaporkan terjadi di Desa Karangkemiri RT 05 RW 02, Kecamatan Pekuncen, dan di Desa Gandatapa RT 09 RW 04, Kecamatan Sumbang. BPBD Banyumas belum melakukan kajian cepat, namun tanah longsor di Desa Gandatapa dilaporkan menimpa saluran irigasi.
“Hari ini, tim dari BPBD Kabupaten Banyumas bersama sukarelawan melakukan penanganan terhadap tanah longsor di dua lokasi tersebut,” tuturnya.
Budi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung, seiring dengan meningkatnya curah hujan di wilayah Banyumas.




