Cuaca Ekstrem Masih Mengintai di Awal Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

Musim kemarau mulai datang, masyarakat lebih harus antisipasi

JAKARTA, KBKNews.id – Beberapa daerah di Indonesia telah memasuki musim kemarau sejak April. Daerah-daerah tersebut antara lain wilayah timur Lampung, pantai utara bagian barat Pulau Jawa, wilayah pesisir Jawa Timur, sebagian wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara itu, daerah lain seperti sebagian kecil Sumatra, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, sebagian Kalimantan Selatan, serta wilayah selatan Papua dan Bali diperkirakan baru akan memasuki musim kemarau mulai Mei 2025.

Dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat merasakan cuaca yang sangat panas di siang hari, namun masih terjadi hujan di sore atau malam hari.

Terkait fenomena tersebut, Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa kondisi itu merupakan ciri khas masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Ia menjelaskan, masa transisi ini membuat atmosfer menjadi tidak stabil, sehingga memungkinkan terbentuknya awan konvektif seperti awan cumulonimbus (CB) yang dapat menimbulkan cuaca ekstrem seperti hujan deras, petir, angin kencang, bahkan hujan es.

Andri menambahkan, selama masa peralihan, dinamika atmosfer cenderung tidak menentu dan bisa berubah secara tiba-tiba.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem seperti hujan deras yang disertai petir dan angin kencang.

“Dalam sepekan terakhir, hujan dengan intensitas sangat lebat tercatat di beberapa wilayah,” ujar Andri dilansir dari Kompas.com.

“Seperti pada 9 Mei 2025 di Kabupaten Jembrana, Bali (121,4 mm/hari), 10 Mei di Kota Tangerang Selatan, Banten (103,0 mm/hari), 11 Mei di Kabupaten Sleman, DIY (115,3 mm/hari), 12 Mei di Kabupaten Merauke, Papua Selatan (118,0 mm/hari), dan 14 Mei di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (105,7 mm/hari),” lanjutnya.

Wilayah Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem pada 16–22 Mei 2025

BMKG memperkirakan cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia akan didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan mulai Jumat (16/5/2025) sampai Minggu (18/5/2025).

Namun, masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Kondisi serupa juga diperkirakan berlangsung dari Senin (19/5/2025) hingga Kamis (22/5/2025).

Adapun wilayah yang diprediksi mengalami cuaca ekstrem pada periode tersebut meliputi:

Periode 16–18 Mei 2025:

Hujan lebat:

  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Kalimantan Timur
  • Sulawesi Tengah
  • Papua Tengah
  • Pegunungan Papua
  • Papua Selatan

Angin kencang:

  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Maluku

Periode 19–22 Mei 2025:

Hujan lebat:

  • Kalimantan Timur
  • Papua Tengah
  • Papua Selatan

Angin kencang:

  • Jawa Timur
  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Maluku

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah-wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi cuaca terkini demi mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here