Curahan Hati Pengungsi Palestina pada Tim DD di Yordania

JAKARTA, KBKNEWS.id – Tim Dompet Dhuafa hadir di Amman, Yordania, pada Rabu (10/9) dan menyampaikan amanah para donatur dari Indonesia untuk pengungsi Palestina.

Abu Samur, Ayah dari seorang anak penderita malnutrisi yang kini dievakuasi ke Yordania menceritakan pada tim Dompet Dhuafa kisah pilunya diungsikan ke Yordania.

“Kami dievakuasi ke Yordania, awalnya kami tinggal di Khan Yunis. Kami diserang lebih dari sekali. Kami mengungsi dari Khan Yunis ke sekolah-sekolah di Al-Anwar. Besoknya, sekolah itu dibom. Mereka membom sekolah kami, sehingga kami mengungsi ke rumah sakit. Anak ini menderita malnutrisi, artinya kondisinya sangat buruk, kesehatannya sangat buruk,” ujar Abu Samur (29).

Keluarga Abu Samur pernah merasakan getirnya hidup di bawah serangan beruntun di Khan Yunis, Jalur Gaza. Demi menyelamatkan diri, ia bersama istrinya, Linda, dan anak-anak mereka harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tanpa kepastian akan adanya esok hari.

Kini, salah satu anaknya tengah berjuang melawan malnutrisi dan akhirnya harus dievakuasi ke Yordania, sebuah perjalanan penuh pengorbanan yang mencerminkan betapa rapuhnya kehidupan masyarakat Gaza di tengah konflik.

Keluarga Abu Samur menjadi salah satu penerima manfaat Dompet Dhuafa yang menyalurkan paket berupa kebutuhan logistik, perlengkapan seperti selimut hangat untuk melindungi warga dari cuaca ekstrem.

Kehadiran Dompet Dhuafa membawa lebih dari sekadar bantuan, tetapi juga semangat dan pelukan solidaritas. Ini menjadi bukti bahwa amanah masyarakat Indonesia masih dan terus diperjuangkan agar sampai kepada mereka yang terluka oleh krisis kemanusiaan di Gaza.

“Ya, sore ini kami di Yordania baru saja melakukan kunjungan kepada satu keluarga pengungsi Palestina dari Gaza. Kami memberikan bantuan keperluan sehari-hari, kebutuhan logistik, termasuk pakaian hangat menjelang musim dingin di Yordania. Lebih jauh, kami juga mendapatkan banyak informasi tentang kehidupan mereka sebelumnya, kondisi mereka sekarang, dan harapan mereka kepada bangsa-bangsa Muslim, termasuk Indonesia, agar terus dapat dibantu dan didukung. Saat ini mereka juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap bantuan dari Indonesia yang begitu besar bagi pengungsi Palestina,” imbuh Ahmad Juwaini.

Dompet Dhuafa terus mengajak masyarakat Indonesia untuk bersolidaritas terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Bantuan yang terkumpul akan difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan pangan, kesehatan, perlindungan, dan pendidikan bagi para pengungsi yang tengah berjuang mempertahankan kehidupan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here