Dai Seribu Pulau Dompet Dhuafa Isi Pelayaran dengan Kajian Islam dan Bimbingan Ibadah

JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) memperluas jangkauan dakwah hingga ke tengah laut melalui program Dai Seribu Pulau.

Dalam pelayaran kapal penumpang dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, dua dai memberikan kajian Islam dan bimbingan ibadah kepada para penumpang.

Program yang berlangsung pada 25 Oktober hingga 1 November 2026 ini menghadirkan Ustaz Yasin dan Ustaz Tohir sebagai dai selama perjalanan. Musala kapal menjadi pusat kegiatan dakwah, mulai dari kajian Islam, tausiah, konsultasi keagamaan, bimbingan membaca Al-Qur’an, hingga pembinaan ibadah dan salat.

Rangkaian kegiatan tidak hanya berlangsung dalam perjalanan menuju Bau-Bau, tetapi juga saat pelayaran kembali ke Tanjung Priok. Setibanya di Bau-Bau, kedua dai melanjutkan dakwah di Masjid Islamic Center Bau-Bau, Sulawesi Tenggara.

Staf Cordofa, Ghufron Santos, mengatakan program Dai Seribu Pulau bertujuan meningkatkan keimanan para penumpang selama perjalanan. Menurutnya, dakwah tidak harus terbatas di masjid, tetapi juga dapat hadir di berbagai ruang publik, termasuk musala kapal penumpang.

“Dai Seribu Pulau hadir sebagai upaya Cordofa untuk meningkatkan keimanan para jemaah selama dalam perjalanan di kapal penumpang. Selain itu, dakwah ini menjadi bentuk dakwah yang tidak hanya dilaksanakan di masjid, tetapi juga hadir di ruang publik, seperti musala kapal penumpang ini,” ujar Ghufron.

Pelayaran dakwah tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh pada 22 Oktober. Melalui momentum ini, Dompet Dhuafa berharap kegiatan dakwah dapat memberikan penguatan iman sekaligus memperluas wawasan keislaman masyarakat.

Ghufron berharap program tersebut dapat menghadirkan pesan keagamaan yang menyejukkan bagi para penumpang dan jemaah.

“Lewat Dai Seribu Pulau ini, kami berharap dakwah menjadi sarana penguatan iman, penambah wawasan keislaman, serta penghadir nilai dakwah yang menyejukkan bagi para penumpang dan jemaah,” pungkasnya.

Melalui Dai Seribu Pulau, Dompet Dhuafa berupaya menghadirkan dakwah yang lebih dekat dengan masyarakat. Pelayaran bukan sekadar perjalanan antarpulau, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi ilmu dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here