TANGSELĀ (KBK) – Empat petak rumah kontrakan milik Agus di RT 002, RW 01, Babakan, Kecamatan Setu, Tangsel tampak tak jauh berbeda dengan rumah kontrakan pada umumnya. Sepi dan teduh mengingat lokasi kontrakan berdekatan dengan rerimbunan pohon.
Namun siapa sangka di pintu kedua dari sebelah kiri kontrakan tersebut tinggal tiga orang terduga teroris. Menurut Agus dan tetangga yang tinggal tepat bersebelahan dengan kontrakan terduga teroris, setiap malam ia selalu mendengar suara gaduh layaknya seseorang beraktifitas.
“Jadi setiap malam saya suka dengar suara berisik, gaduh, seperti kaya ada orang lagi pake mesin bor. Sepertinya mereka lagi merakit bom, ” ujar Agus kepada KBK, Rabu (21/12).
Ella tetangga lainnya yang rumahnya dipisahkan dua rumah dari kontrakan tersebut mengaku tak mengenal betul terhadap tiga orang yang mendiami kontrakan tersebut.
“Setahu saya ada dua sampai tiga orang yang tinggal. Mereka tinggal sejak sekitar dua minggu. Saya tidak mengenal pasti karena itu kontrakan baru. Baru dibangun dan di buka tiga minggu lalu,” terang Ella.
Dilihat dari tingkah lakunya dikatakan Ella para terduga teroris tampak normal seperti masyarakat biasa.
“Waktu cuci steam motor dan ngopi biasa tak ada yang mencurigakan.
Intinya tidak seperti orang jahat begitu juga dengan cara berpakaiannya. Oleh karena itu tidak ada warga yang menaruh curiga. Cuma mereka agak tertutup,” tambah Ella




