Data Terbaru Banjir Bali, Korban Tewas 17 Orang dan Lima Masih Hilang

JAKARTA, KBKNEWS.id – Bencana banjir besar di Bali masih menyisakan duka, dan hingga hari kelima, data korban tews mencapai 17 orang dan lima orang masih hilang.

“Situasi terakhir ini yang meninggal 17 orang, 11 di Denpasar, satu di Badung, dua di Jembrana, dan tiga di Gianyar. Lima yang belum diketemukan itu dua di Denpasar dan tiga di Badung, sedang dicari terus oleh tim sampai ketemu,” kata Gubernur Bali Wayan Koster, Sabtu malam.

Gubernur memastikan jika banjir sudah surut dan sedang dilakukan pembersihan. Pemprov Bali juga menegaskan bahwa situasi Bali sudah aman dan kondusif. Sebelumnya pun juga ia melihat banjir besar tidak memberi dampak pada kunjungan wisatawan mancanegara.

Tidak ada pembatalan rencana kedatangan dari wisman sehingga menurut dia sudah tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan.

“Tidak ada masalah dengan akses ke Bandara Ngurah Rai, pariwisatanya juga normal, saya mengecek per hari sejak terjadi banjir, tidak ada perubahan angka yang berkunjung ke Bali, wisatawan asing di kisaran 21-22 ribu per hari,” ujarnya.

Atas bencana banjir besar ini, Pemprov Bali mulai mendata kerugian masyarakat dan melakukan pembagian tanggung jawab.

Untuk ganti rugi pedagang pasar skemanya berbagi antara APBD Bali dengan Kota Denpasar dan untuk rumah rusak dari ringan hingga berat oleh BNPB, sehingga diupayakan segera selesai.

Dalam kunjungan Presiden Prabowo ke Denpasar siang tadi, Gubernur Koster juga menyampaikan pesan Presiden agar pedagang dan warga mendapat perhatian serius.

“Kami ditugaskan agar pemerintah daerah menghitung semua ganti rugi mana yang akan menjadi beban pemerintah daerah dan mana yang akan dibebankan kepada pemerintah pusat,” kata dia, dikutip Antara.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here