JAKARTA, KBKNEWS.id – ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) berkolaborasi dengan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Tengah menggelar penayangan dan diskusi film dokumenter “Benteng Terakhir” di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang.
Film dokumenter ini menampilkan kisah nyata kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir Bedono, Tambakrejo, dan Roban Timur, Jawa Tengah, dalam menghadapi tantangan krisis iklim yang kian mengancam keseharian mereka.
Acara ini dihadiri oleh masyarakat umum, mahasiswa, akademisi, serta sejumlah perwakilan dinas terkait.
Staf Lingkungan DMC, Zaenal Murtado, menyatakan bahwa kolaborasi dan partisipasi berbagai pihak sangat penting untuk menemukan solusi yang efektif. “Masyarakat pesisir sudah melakukan banyak hal untuk bertahan. Sehingga memastikan agar kebijakan bisa menggunakan pendekatan yang lebih partisipatif bagi masyarakat dalam hal perencanaan pembangunan menjadi hal yang harus kita pikirkan bersama,” ujarnya.
Irma Lina Mayunah, salah satu peserta yang juga merupakan mahasiswa, menyatakan pentingnya keterlibatan anak muda dalam menjawab tantangan pesisir. “Sangat penting sekali bagi kita sebagai anak muda untuk menjembatani pengetahuan tentang menjaga ekosistem di wilayah pesisir untuk membantu menjawab tantangan yang mereka hadapi,” ungkap Irma.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen DMC Dompet Dhuafa untuk hadir bersama masyarakat menjawab tantangan pelik mereka di pesisir. Semoga komitmen ini pun menginspirasi pihak-pihak terkait lainnya sehingga dapat menempuh solusi yang efektif atas berbagai permasalahan yang ada.




