DD Ajak Warga Kampung Akuarium Luar Batang untuk Merdeka dari Penindasan

Ilustrasi upacara bendera di tempat penggusuran/ foto aditya kbk

JAKARTA, KBK – Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia 71 warga korban gusuran Kampung Akuarium, Pasar Ikan, Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara melaksanakan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan ditengah puing-puing bekas rumah mereka. Upacara yang berlangsung selama 25 menit itu di inspekturi oleh Drg Imam Rulyawan selaku Direktur Dompet Dhuafa Filantropi.

Dalam pidato singkatnya Imam mengatakan bahwa tujuan diselenggarakan upacara detik-detik proklamasi tak lain supaya warga Kampung Akuarium dapat memperoleh kemerdekaan yang hakiki secara adil dan dapat terlepas dari penindasan yang di lakukan oleh pihak yang mengatakan punya kekuasaan.

“Arti kemerdekaan yang sebenarnya bukan merdeka secara bebas sampai orang yang tidak punya kekuasaan ditindas, itu bukan kemerdekaan. Untuk melawan itu kita harus bekerja keras dan bekerja cerdas secara ikhlas,” kata Imam, Rabu (17/08/16).

Selain itu Imam juga mengajak seluruh warga Kampung Akuarium untuk berterimakasih kepada Upi Yunita, seorang foundhing mother yang telah mempelopori, mengomandoi, mengkoordinir, melayani, mempimpin dan mendirikan Kampung Akuarium.

“ Betapa pentingnya kita mengingat jasa guru bangsa. Hari ini saya secara khusus tanpa mendahului, kita harus menghormati ibu bangsa atau foundhing mother Kampung Akuarium yakni ibu Upi yang telah banyak berkorban untuk kita semua,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Dompet Dhuafa juga menjalin kerjasama dengan Harian Republika dalam gerakan literasi umat guna menebar kebaikan kepada seluruh warga masyarakat.

Advertisement