Dianggap Lamban Tangani Kasus Kemanusiaan di Yaman,HRW Kecam PBB

Ilustrasi/ BBC

YAMAN – Human Rights Watch (HRW) telah mengecam Perserikatan Bangsa-Bangsa karena kelambanannya terhadap situasi kemanusiaan Yaman yang terus memburuk karena perang Saudi.

“Yaman adalah bencana kemanusiaan dengan proporsi yang sangat nyata,” kata kepala Human Rights Watch Kenneth Roth pada hari Rabu (13/9/2017).

“Apa yang mencolok bagi saya adalah ketidakcocokan antara tingkat keparahan bencana dan kelemahan tanggapan Dewan HAM PBB”, tambahnya, dikutip Press TV.

“Apa yang semua orang tahu adalah situasi hari ini sangat mengerikan daripada saat terakhir Dewan Hak Asasi Manusia menangani masalah ini. Bukan hanya bahwa lebih banyak warga sipil terbunuh setiap hari oleh pemboman koalisi Saudi, namun juga ada kelaparan luas, ada keresahan pangan yang meluas, ada epidemi kolera besar hari ini, yang terbesar di dunia. Saya harap tidak ada yang bisa berpaling dari penderitaan manusia yang begitu parah, “tambahnya.

Awal pekan ini, HRW juga mengecam koalisi yang dipimpin Saudi karena penolakannya untuk memberikan informasi mengenai perannya dalam serangan udara yang tidak sah melawan Yaman dalam upaya untuk menghindari pertanggungjawaban hukum internasional.

Pada hari Senin, kepala hak asasi manusia PBB meminta penyelidikan mendesak serangan udara Arab Saudi terhadap warga sipil di Yaman.

Zeid Ra’ad al-Hussein menyampaikan ucapan tersebut dalam sebuah pidato ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa setelah badan global tersebut menghubungkan lebih dari 5.000 kematian warga sipil akibat serangan udara Saudi.

Arab Saudi bersama dengan sekutunya telah menyerang Yaman sejak Maret 2015 dalam upaya menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah dan mengembalikan mantan presiden, Abd Rabbuh Mansur Hadi, yang merupakan sekutu setia rezim Riyadh.

Lebih dari 12.000 orang terbunuh sejak awal kampanye selama lebih dari dua setengah tahun yang lalu. Sebagian infrastruktur Arab Peninsula, termasuk rumah sakit, sekolah dan pabrik, telah dirusak akibat perang.

Perang Saudi juga telah memicu epidemi kolera mematikan di Yaman.

Advertisement