Dalam peristiwa kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam hingga Selasa pagi (27–28 April 2026), Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) turut terlibat aktif dalam proses evakuasi korban bersama Tim SAR Gabungan.

Kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek tersebut menyebabkan tujuh orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Tim DMC membantu mengevakuasi korban, baik yang meninggal maupun yang terluka ke rumah sakit terdekat. Salah satu staf Dompet Dhuafa yang berada di dalam kereta saat kejadian dilaporkan sempat terpental, namun berhasil selamat dan kembali ke rumah pada dini hari.

Selain tim tanggap darurat, Dompet Dhuafa juga mengerahkan ambulans jenazah melalui layanan Barzah untuk siaga di lokasi. Pihak lembaga menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi tersebut serta berharap ke depan seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan guna meminimalkan risiko bencana serupa.






