Dompet Dhuafa Ajak Konten Kreator Ikut Proses QC Hewan Kurban

JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa mengajak puluhan relawan, kreator konten dan blogger dalam kegiatan bertajuk Heartventure Voluntrip Yogyakarta pada Sabtu (17/5/2025) untuk melihat langsung peternakan DD Farm Pundong, Bantul, Yogyakarta.

Para peserta tidak hanya melihat, tetapi juga turut serta dalam berbagai aktivitas, seperti mencukur bulu kambing dan domba, menimbang, memeriksa kesehatan, hingga menghitung jumlah hewan, semuanya dilakukan dengan format fun games yang edukatif dan menyenangkan.

Tahun ini sebanyak 1.450 setara doka telah lolos proses QC, hal tersebut dikonfirmasi Satiatji selaku Manager Program DD Farm Yogyakarta.

Proses QC dilakukan secara menyeluruh. Aspek kesehatan yang dicek meliputi fisik luar seperti tubuh yang utuh, tidak cacat, tanduk tidak patah, serta tidak terdapat luka. Anak Buah Kandang (ABK) DD Farm juga memastikan kondisi tubuh domba gemuk dan sehat. Minimal bobot domba yang lolos QC adalah 22 kilogram.

Selain itu, Dompet Dhuafa juga memeriksa tanda-tanda kesehatan seperti nafsu makan, cara berjalan, dan kondisi mulut. Bila ditemukan masalah seperti lendir atau kuku panjang, langsung dibersihkan. Domba juga diberikan vitamin dan pakan penggemukan seperti kangkung kering, pongkol singkong, dan konsentrat.

Kamsan selaku ABK DD Farm Pundong menyampaikan bahwa setiap hewan yang masuk ke kandang langsung diberi vitamin, obat cacing, dan antiparasit. Bila ditemukan penyakit, penanganan dilakukan oleh dokter hewan lokal yang bekerja sama dengan DD Farm maupun dokter hewan internal sebagai konsultan.

Antusiasme para peserta Heartventure Voluntrip terlihat jelas sejak mereka menginjakkan kaki di DD Farm Pundong. Kegiatan ini menjadi pengalaman yang membuka mata Ziyan, salah satu peserta Heartventure, tentang proses mempersiapkan hewan kurban Dompet Dhuafa yang berkualitas.

“Ini pertama kali saya bermain dengan domba dan kambing, guys!” sapa Ziyan dengan khas ala content creator.

Dari pengalaman langsungnya di lapangan, Ziyan juga mendapatkan insight baru bahwa pengelolaan peternakan hewan kurban tidak hanya sebatas memberi makan dan menjaga kebersihan. Tapi juga ada dua proses penting dalam manajemen peternakan, yaitu bagian breeding (perkembangbiakan) dan fattening (penggemukan). Kedua tahapan ini menjadi kunci untuk memastikan pertumbuhan dan kualitas setiap domba dapat dipantau dan dikendalikan secara optimal hingga siap untuk dikurbankan.

“Tadi kita juga mencoba untuk mengangkat satu kambing itu kisaran 30 sekian kilo, terus kita juga tahu gimana cara nimbangnya, terus kita ramai-ramai belajar buat nimbang supaya bisa tahu si dombanya ini sudah memenuhi bobot atau belum,” cerita Ziyan, saat terlibat dalam proses QC.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here