JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa membangun sumur bor di Desa Cibeteung Muara, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, untuk membantu warga mendapatkan akses air bersih di tengah kesulitan akibat musim kemarau.
Kehadiran sumber air baru ini disambut antusias masyarakat yang selama ini harus berjuang memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Sebelumnya, warga mengandalkan sumur galian sedalam sekitar 15 meter. Namun, sumber air tersebut kerap mengering saat kemarau sehingga masyarakat terpaksa membeli air untuk kebutuhan minum, memasak, mandi, mencuci, dan sanitasi.
Kesulitan air juga dirasakan para santri di sekitar Musala Al Barokah yang digunakan untuk kegiatan ibadah, majelis taklim, dan pesantren kobong. Mereka bahkan harus berjalan hampir satu kilometer menuju sungai untuk mandi dan membersihkan diri.
Melihat kondisi tersebut, Dompet Dhuafa menghadirkan program wakaf sumur bor dengan estimasi kedalaman pengeboran mencapai 35 meter. Proses pembangunan mulai berjalan pada 30 September 2026, diawali dengan penentuan titik pengeboran dan pembuatan lubang sumur.
Air kini telah berhasil keluar dari sumur bor. Meski pembangunan masih dalam tahap penyelesaian, warga mulai berdatangan membawa galon dan ember untuk menampung air karena kebutuhan yang mendesak.
Tahap selanjutnya mencakup penyelesaian instalasi pompa submersible, pemasangan pipa penyalur, panel kontrol listrik, serta sistem pengaman agar sumur dapat beroperasi secara optimal.
Program ini diperkirakan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 20 santri dan masyarakat sekitar yang mencakup 250 kepala keluarga (KK).
Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk turut mendukung penyelesaian pembangunan sumur bor melalui program wakaf air bersih di digital.dompetdhuafa.org/wakaf/wakafsumur. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menunjang kebutuhan sehari-hari dan aktivitas ibadah mereka.





