Dompet Dhuafa dan HMNS Hadirkan Sekolah Darurat untuk Siswa MIN 4 Pidie Jaya

JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa bersama mitra kemanusiaan HMNS menghadirkan Sekolah Darurat bagi siswa MIN 4 Pidie Jaya, Aceh, setelah banjir bandang pada akhir 2025 menghancurkan fasilitas pendidikan.

Dua ruang kelas bahkan terpaksa dihancurkan agar alat berat dapat masuk membersihkan lumpur yang menggenang hingga mencapai plafon bangunan.

Guru kelas 2B, Maisarah, mengatakan proses belajar mengajar sempat lumpuh total. Banyak siswa mengungsi, sementara ruang kelas, meja, kursi, hingga aliran listrik rusak akibat banjir.

Saat sekolah kembali dibuka pada Januari 2026, para siswa belajar di tenda darurat, mengenakan pakaian bebas karena seragam mereka ikut rusak, serta duduk di lantai dengan fasilitas yang sangat terbatas.

Melihat kondisi tersebut, Dompet Dhuafa dan HMNS membangun Sekolah Darurat semi permanen sebagai pengganti ruang kelas yang tidak lagi bisa digunakan.

Fasilitas tersebut kini membantu proses belajar mengajar berlangsung lebih nyaman meski pemulihan sekolah belum sepenuhnya selesai.

“Alhamdulillah, Sekolah Darurat dari Dompet Dhuafa dan HMNS menjadi pengganti lokal yang rusak. Fasilitas ini membuat siswa bisa belajar lebih baik,” ujar Maisarah.

Salah seorang siswi kelas 2B, Mona, mengaku senang dapat kembali bersekolah bersama teman-temannya. Siswi yang menyukai pelajaran Agama Islam itu bercita-cita menjadi dokter.

Menurut Maisarah, kehadiran Sekolah Darurat menjadi harapan baru bagi guru dan siswa untuk melanjutkan pendidikan setelah bencana.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Dompet Dhuafa dan HMNS atas bantuan yang diberikan, seraya berharap fasilitas tersebut terus dimanfaatkan hingga proses pemulihan sekolah selesai dan kegiatan belajar mengajar kembali normal.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here